Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Jurusan Teknik Mesin Terbaik di Sumut
Call Support 0812-6678-9027
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI Medan Estate
  • Home
  • Profil
    • Akreditasi
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI KEILMUAN
  • Akademik
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL TEKNIK MESIN
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL KRS
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL UJIAN
        • Jadwal UTS
        • Jadwal UAS
      • JADWAL SEMINAR / SIDANG
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • BEASISWA YPHAS (Rangking SMA I, II DAN III)
      • Beasiswa YPHAS (Bersaudara Kandung)
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-LEARNING
      • APIK
      • OPAC
      • WEBMAIL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DOSEN PRODI
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • E-LEARNING
    • OPAC
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • LAPORAN STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIVITAS ALUMNI
  • ARSIP
    • DOKUMEN
    • SK Mahasiswa
    • PENGUMUMAN
    • PRESTASI ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • INFO LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Kemenperin: Negara Maju Karena Industri Tangguh

Posted on 01/02/2017 8:38 AM23/06/2021 11:01 AM by
0

DSC_7455

Kementerian Perindustrian meyakini suatu negara dikatakan maju karena industrinya tangguh. Untuk itu, Indonesia sebagai negara berkembang yang merupakan emerging market (pasar terbesar), harus bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) dan mampu meningkatkan produktivitasnya. ‘Beberapa upaya strategis yang telah dilakukan oleh pemerintah, seperti paket kebijakan ekonomi dan penurunan harga gas, diharapkan mampu mendongkrak kinerja pertumbuhan industri nasional yang signifikan di tahun ini,’ kata Plt. Sekjen Kemenperin Haris Munandar pada Seminar Indonesia Economic Outlook 2017 di Jakarta, Selasa (31/1).

Haris mengungkapkan, sasaran pembangunan industri non-migas tahun 2017, antara lain pertumbuhan ditargetkan mencapai 5,5 persen, sumbangan terhadap perekonomian nasional sebesar 18,7 persen, kontribusi ekspor industri terhadap total ekspor 76,8 persen, penyerapan jumlah tenaga kerja sebanyak 16,3 juta orang, dan nilai tambah yang diciptakan dari luar Pulau Jawa sekitar 28,4 persen. ‘Agar bisa mencapai target-target tersebut, kami telah menetapkan enam kebijakan prioritas untuk medukung pengembangan industri nasional,’ ujarnya. Keenam kebijakan itu adalah penguatan SDM melalui vokasi industri, pendalaman struktur industri melalui penguatan rantai nilai, mendorong kinerja industri padat karya dan berorientasi ekspor, pengembangan IKM melalui platform digital, pengembangan industri berbasis sumber daya alam, serta pengembangan perwilayahan industri.

Oleh karena itu, Haris menegaskan, pihaknya optimistis melalui program hilirisasi industri dapat meningkatkan nilai tambah bagi sumber daya alam di Indonesia. ‘Misalnya, dari sisi hilirisasi di sektor pertambangan, seperti di Kawasan Industri Morowali yang tengah mengembangkan industri smelter berbasis nikel pig iron untuk menjadi stainless steel,’ sebutnya. Menurut Haris, jika hilirisasi di sektor tersebut berjalan lancar, Indonesia akan menghasilkan empat juta ton stainless steel pada tahun 2018-2019 dan menjadi produsen ketiga terbesar di dunia setelah Tiongkok dan Eropa. ‘Saat ini, perkembangan hilirisasi industri berbasis logam mencakup 32 perusahaan dengan total nilai investasi USD16,3 miliar di 22 kabupaten/kota dan 11 provinsi,’ tuturnya.

Selanjutnya, perkembangan hilirisasi industri berbasis agro mencakup 21 perusahaan, total nilai investasi USD3,47 miliar di 9 provinsi. Sedangan, perkembangan hilirisasi industri berbasis migas dan batubara, yakni ada 9 perusahaan dengan total nilai investasi USD15,35 miliar di 6 provinsi. ‘Rencana investasi industri tahun 2017-2020, ditargetkan mencapai 91 proyek dengan nilai investasi sebesar Rp662 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 544 ribu orang,’ ungkapnya.

Haris menyampaikan, Kemenperin tengah mendorong industri padat karya berorientasi ekspor, yang diharapkan menambah kontribusi besar terhadap devisa negara dan serapan tenaga kerja. ‘Kami telah memfasilitasi pembangunan kawasan industri termasuk di luar pulau Jawa. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang memfokuskan tahun ini pada pemerataan,’ jelasnya. Industri-industri tersebut meliputi sektor industri tekstil dan produk tekstil, industri alas kaki, industri pengolahan ikan dan rumput laut, industri aneka (mainan anak, alat pendidikan dan olah raga, optik, alat musik), industri farmasi, kosmetik dan obat tradisional, serta industri kreatif (kerajinan, fashion, perhiasan).

Kemudian, industri barang jadi karet (ban kendaraan bermotor dan rethreading ban pesawat terbang), industri elektronik dan telematika (multimedia, software), industri furniture kayu dan rotan, serta industri makanan danminuman(turunan CPO, olahan kopi, kakao). Haris menambahkan, pembangunan industri nasional perlu juga didukung dengan pendidikan berbasis vokasional. Hal itu dilakukan untuk menyiapkan tenaga kerja industri yang kompeten. Ada sejumlah proyek percontohan yang berbentuk kerja sama SMK dengan industri.

PT Petrokimia Gresik telah bekerja sama dengan 7 SMK di Jawa Timur, PT Astra Honda Motor dengan 9 SMK di Banten dan Sulawesi Selatan, dan PT Polytana Propindo dengan 4 SMK di Indramayu dan Cirebon, Jawa Barat. ‘Kami menargetkan ada serapan sebanyak 1 juta tenaga kerja ke industri pada 2017-2019,’ujarnya. Demikian siaran pers ini untuk disebarluaskan.

Sumber : http://www.kemenperin.go.id/

Tags: alumni terbaik, dosen berprestasi, Economic Outlook, emerging market, fakultas terbaik, kampua uma, kampus di medan, kampus internasional, kampus swasta terbaik, kampus terbaik, kampus uma sehat, kontribusi ekspor industri, nikel pig iron, perguruaan tinggi di medan, perguruan tinggi di medan, perguruan tinggi internasional, perguruan tinggi ranking, perguruan tinggi terakreditasi, perindustrian, PT Astra Honda Motor, PT Petrokimia Gresik, PT Polytana Propindo, rethreading, seminar, stainless steel, uma berkualitas, uma bestari, uma internasional, uma sehat, uma unggul, universitas di medan, universitas ranking, universitas standar internasional, universitas terakreditasi, universitas terbaik

View this post on Instagram

Shared post on Time

BERITA
UMA Peringkat #1 PTS Sumatera Utara dalam QS Asia University Rankings 2026
Universitas Medan Area (UMA) kembali...
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Idul Adha 1447 H
Perayaan Hari Raya Iduladha 1447...
UMA Gelar Kegiatan Menjemput Barokah untuk Sambut Mahasiswa Baru T.A. 2026-2027
Universitas Medan Area (UMA) melalui...
Rektor UMA Terima Audiensi BKSTI Bahas Kongres BKSTI XI dan ICoIE 2026
Rektor Universitas Medan Area, Prof....
UMA Raih Penghargaan Anugerah LLDikti Wilayah I Sumatera Utara
Universitas Medan Area (UMA) kembali...

LOKASI FAKULTAS TEKNIK UMA

KAITAN UMA






Kampus I :
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 
(061) 7360168 (Kampus I)
Call Center : 0811-6103-888
[email protected]

Kampus II :

Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
061 42402994 (Kampus II)
Call Center : 0811-6103-888
[email protected]

Silahkan kunjungi juga website Prodi :

  • Teknik Elektro : Elektro.Uma.Ac.Id
  • Teknik Sipil : Sipil.Uma.Ac.Id
  • Teknik Arsitektur : Arsitektur.Uma.Ac.Id
  • Teknik Industri : Industri.Uma.Ac.Id
  • Teknik Informatika : Informatika.Uma.Ac.Id
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area