Kita berada di awal pembangunan infrastruktur tenaga higienis global yg sangat akbar. Ini ialah keterangan baik buat mitigasi iklim—kita membutuhkan setidaknya sembilan kali lipat peningkatan produksi energi terbarukan buat memenuhi tujuan Perjanjian Paris. akan tetapi buildout ini wajib dilakukan menggunakan cepat dan cerdas.
Infrastruktur energi terbarukan membutuhkan poly huma—terutama angin darat dan instalasi matahari skala besar , yang akan kita perlukan buat memenuhi tujuan iklim ambisius kita. Menempatkan energi terbarukan pada area yg mendukung daerah asal satwa liar tidak hanya menghambat alam tetapi juga meningkatkan potensi permasalahan proyek yg dapat memperlambat pembangunan—prospek yang tidak bisa kami tanggung. menciptakan tenaga terbarukan di huma alami jua bisa menghambat kemajuan iklim dengan membarui hutan dan area lain yang menyimpan karbon serta berfungsi sebagai solusi iklim alami. Untungnya, terdapat poly lahan yg dikembangkan sebelumnya yg bisa digunakan buat memenuhi kebutuhan energi higienis kita—setidaknya 17 kali jumlah huma yang diharapkan buat memenuhi tujuan Perjanjian Paris. tetapi mempercepat pembangunan pada huma-huma ini membutuhkan tindakan agresif sekarang.
Clean & Green: Pathways for Promoting Renewable Energy, sebuah laporan baru berasal The Nature Conservancy (TNC), adalah seruan untuk bertindak yang menyoroti enam cara bagi pemerintah, perusahaan serta pemberi pinjaman buat mempromosikan pembangunan energi terbarukan yg bersih serta hijau.
1. Masuk ke Zona: Identifikasi area di mana pembangunan tenaga terbarukan bisa dipercepat
memutuskan zona tenaga terbarukan sesuai potensi pengembangan tenaga dan pertimbangan lingkungan bisa menjauhkan proyek dari huma alami serta mendukung persetujuan proyek yang lebih cepat—ini merupakan win-win solution bagi manusia serta alam.
dua. rencana ke Depan: Pertimbangkan tempat asal dan spesies dalam perencanaan tenaga jangka panjang dan proses pembelian
Pemerintah dan utilitas membentuk planning jangka panjang buat memandu bagaimana mereka akan memenuhi permintaan energi dan tujuan iklim. Mereka juga menetapkan proses pembelian buat mengamankan pembangkit dan transmisi energi baru terbarukan. saat alam dipertimbangkan pada perencanaan dan pembelian ini, pengembangan tenaga terbarukan dapat diarahkan ke kawasan-tempat yg baik buat proyek serta berdampak rendah bagi satwa liar serta habitat.
3. Hak Terbarukan Situs: Kembangkan panduan berbasis sains untuk penempatan berdampak rendah
panduan penentuan lokasi membantu pengembang mengevaluasi potensi dampak terhadap daerah asal alami serta mengarahkan proyek ke area berdampak rendah. panduan tadi bahkan lebih efektif waktu regulator serta pemberi pinjaman menetapkan baku serta harapan yg jelas buat implementasinya.
4. Pilih Brownfields Over Greenfields: Memfasilitasi pengembangan pada huma bekas tambang dan lokasi industri
memakai bekas tambang, ladang coklat, dan lokasi industri lainnya untuk pengembangan tenaga terbarukan dapat mengganti lahan yg tak produktif sebagai aset, membangun lapangan kerja dan pendapatan pajak buat ekonomi lokal, serta mendukung tujuan buat iklim dan alam. Situs-situs ini bisa sebagai ideal buat proyek tenaga terbarukan, karena mereka sering memiliki infrastruktur transmisi yang terdapat serta menikmati dukungan lokal yg bertenaga buat pembangunan pulang. Ini merupakan pendekatan yang berguna bagi rakyat, iklim, dan perlindungan.
lima. Beli tenaga Terbarukan dengan benar: buat komitmen perusahaan buat membeli energi terbarukan berdampak rendah untuk memenuhi tujuan tenaga higienis
asal perusahaan tenaga terbarukan berkembang pesat di semua dunia. ketika perusahaan membeli energi terbarukan berasal proyek yang menghindari dampak terhadap satwa liar dan tempat asal, mereka bisa mendukung tujuan keberlanjutan mereka buat iklim serta alam.
6. Berinvestasi buat Iklim serta Alam: Terapkan baku kinerja pinjaman buat memastikan investasi tenaga terbarukan bersih serta hijau
lembaga keuangan mempengaruhi penentuan lokasi tenaga terbarukan melalui baku kinerja lingkungan serta sosial mereka, proses uji tuntas, serta bantuan teknis, yg semuanya bisa meminta atau memberi bonus pada pengembang buat menempatkan proyek pada daerah berdampak rendah.

