Oksigen, Karbon Monoksida, dan Suhu Stack Pengukuran gas serta suhu harus dilakukan di titik yg sama. biasanya, ini dilakukan dengan menentukan lokasi sampel ‘hulu’ asal pengalih/kap mesin, kontrol barometrik atau bukaan lainnya, yg memungkinkan udara ruangan masuk dan mencairkan gas buang di cerobong. dalam instalasi yg lebih besar mungkin pula perlu buat mengekstrak sejumlah sampel asal dalam cerobong asap buat menentukan area konsentrasi gas cerobong terbesar. Praktik awam lainnya artinya mengambil sampel gas buang dari ‘Hot Spot’ atau area dengan suhu tertinggi. Pastikan bahwa titik sampel berada pada depan pengalir/kap mesin atau peredam barometrik sehingga gas buang tidak encer dan suhu cerobong tidak diturunkan oleh udara kurang lebih yg dipergunakan buat menyeimbangkan peredaran udara. Titik sampel juga wajib sedekat mungkin menggunakan area pelanggaran, sekali lagi, buat menerima suhu tumpukan yg akurat. Ini juga bisa memberikan pembacaan O2 yg lebih akurat Bila udara memasuki aliran gas buang melalui sambungan pada konektor jendela lembaran logam. Pembakar Minyak Cari lubang pengambilan sampel setidaknya enam inci ke hulu dari sisi sungsang kontrol barometrik dan sedekat mungkin dengan sungsang boiler. Selain itu, lubang sampel wajib ditempatkan dua kali diameter pipa asal siku mana pun. Pembakar Gas Cari lubang pengambilan sampel di boiler berbahan bakar pembakar daya setidaknya enam inci ke hulu berasal sisi sungsang dari kontrol barometrik kerja ganda dan sedekat mungkin dengan breeching boiler. Sekali lagi, cobalah buat menjauh dari siku. ketika menguji peralatan atmosfer dengan draft diverter/hood, sampel gas buang wajib diambil di pada port di mana gas buang membuang penukar panas. alat-alat dengan economizer, recouperator, atau perangkat serupa lainnya memerlukan titik pengambilan sampel berada di hilir berasal serta sedekat mungkin ke perangkat (menggunakan perkiraan mereka dipasang sebelum kontrol draf) untuk memastikan bahwa suhu cerobong higienis akan menyampaikan indikasi seksama berasal efektivitas keseluruhan sistem. sementara analisis pembakaran ditekankan pada sini, ingatlah bahwa ini hanya satu pertimbangan krusial pada lingkup keseluruhan efisiensi sistem hvac. Kenaikan suhu, tekanan tidak aktif saluran serta tekanan bahan bakar, contohnya, semuanya berkontribusi pada pengoperasian sistem pemanas yang aman, efisien, dan andal. waktu menguji alat-alat pemanas udara paksa atmosfer dengan clamshell atau desain penukar panas penampang, uji setiap lubang pembuangan pada permukaan penukar panas. Probe harus dimasukkan pulang ke masing-masing lubang pembuangan untuk menerima sampel gas buang, sebelum udara pengencer apa pun tercampur. Tes draft harus diambil asal lubang yg dibor pada tumpukan hilir dari draft hood. Pembakaran dan pengujian draft bantuan kipas, tungku/boiler wajib dilakukan melalui lubang yang dibor di ventilasi sempurna pada atas kipas induser. Tungku/boiler kondensasi bisa diuji melalui lubang yang dibor di pipa ventilasi plastik (Jika diizinkan oleh orisinil pabrik atau ‘otoritas yurisdiksi setempat) atau diambil dari terminasi pembuangan. buat mendapatkan pembacaan Efisiensi Steady State yang akurat, termokopel tambahan harus dimasukkan ke dalam asupan udara pembakaran sebagai akibatnya suhu cerobong higienis yang sahih digunakan dalam perhitungan. krusial buat diingat bahwa sistem jendela di unit ini beroperasi pada bawah tekanan positif. Akibatnya, setiap lubang di ventilasi harus ditutup. Pemanas air panas domestik menggunakan pengalih draft berbentuk ‘bel’ di atasnya dapat diuji secara akurat menggunakan memasang bagian pipa tembaga ke probe atau memakai probe fleksibel yg kemudian dimasukkan langsung ke permukaan tabung api pada bawah diverter. Praktik umum lainnya adalah memasukkan probe ke pada lubang yg dibor buat uji draf, mengarahkannya ke bawah serta mendorongnya pada bawah ketinggian tudung angin. waktu menguji boiler dengan draft diverter yg dipasang di bagian belakang peralatan, sampel gas buang harus diambil dengan melewatkan probe dari satu sisi ke sisi lain, lagi ke hulu (menuju burner) berasal bukaan ke draft diverter. Tes draft wajib diambil asal lubang yang dibor pada konektor jendela sempurna di atas diverter. Boiler, yg memiliki pengalih draft berbentuk ‘lonceng’ sempurna pada atas, wajib diuji langsung di bawah pengalih melalui lubang yang dibor di konektor jendela. Bila pengujian draft di bawah diverter mengukur tingkat draft yang tidak mencukupi, tes tambahan wajib dilakukan pada atas diverter buat menentukan apakah alasan draft yg tidak mencukupi terkait dengan dilema cerobong asap atau duduk perkara draft hood. Ini jua ialah ide yg baik buat menguji setiap area menggunakan bukaan yang menyediakan jalan bagi udara pembakaran buat dimasukkan ke barah. Area-area ini menyediakan jalur pada mana gas buang berpotensi habis. menggunakan sistem udara paksa, area ini biasanya terbatas sempurna pada depan burner ad interim banyak gaya boiler pula tersedia udara pembakaran sekunder rendah jua akan ditarik asal seluruh dasar kabinet. Pembakar listrik berbahan bakar gas serta minyak harus diuji pada hulu berasal barometrik, sedekat mungkin menggunakan area sungsang. ad interim draft cerobong mungkin artinya pengukuran penting, pembakar listrik berbahan bakar minyak serta gas memerlukan kontrol draft atas barah buat mempertahankan asupan udara pembakaran yg sempurna serta terkontrol. Membandingkan tumpukan serta overfire O2 bisa memverifikasi bahwa kebocoran antara bagian boiler, pintu akses, dll merupakan minimal dan akibat uji pembakaran seksama.

