Metode ekstraksi minyak zaitun extra virgin (EVOO) konvensional terdiri dari tiga proses utama, yaitu crushing, malaxation, dan sentrifugasi. setelah mencuci buah zaitun, mereka dihancurkan memakai penggilingan batu, palu, penghancur cakram, mesin penghilang pelemparan batu, atau pisau 2. Tujuan dari langkah ini ialah untuk memfasilitasi pelepasan tetesan minyak berasal Elaioplas. berukuran minimum buat proses pemisahan minyak zaitun secara terus menerus merupakan 30 m, namun hanya 45% asal tetesan minyak yang memiliki diameter lebih besar dari 30 m sesudah penghancuran semakin tinggi. Rasio ini mencapai 80% menggunakan pembentukan tetesan berdiameter lebih besar asal tetesan minyak sang malaxation 3. Malaxation serta crushing ialah langkah utama yang mempengaruhi kualitas serta akibat minyak 4.
dalam industri minyak zaitun, ultrasound merupakan salah satu teknologi yang paling menjanjikan karena pengaruh termal mekanis dan ringannya yang kuat 32. banyak peneliti telah memakai teknologi ini buat mengkaji pengaruhnya terhadap kualitas dan hasil minyak zaitun secara keseluruhan pada dasa warsa terakhir 1, 10, 14, 15, 16, 23, 24, 25, 33. dalam beberapa tahun terakhir, telah ditemukan bahwa memakai ultrasound yang lebih kuat (>1 W/cm2) pada frekuensi yang lebih rendah (umumnya kurang lebih 20–50 kHz), yg jua dianggap ultrasound berdaya tinggi (HPU) (umumnya lebih kurang 20–50 kHz). kHz), secara fisik efektif pada mengubah sifat suatu zat atau menonaktifkan mikroorganisme 6, 7.
software ultrasound berdaya tinggi dalam ekstraksi minyak zaitun pertama kali dilakukan oleh Jiménez et al. 15 pada bawah syarat diskontinu. pada studi mereka yg mengkaji dampak ultrasound langsung dan tidak eksklusif, mereka menemukan bahwa sonikasi pribadi memberikan kemampuan ekstraksi yang lebih baik pada buah zaitun dengan kelembapan tinggi (>50%) sementara kemampuan ekstraksi yang lebih akbar diperoleh menggunakan sonikasi tidak pribadi di buah zaitun menggunakan kelembapan rendah (<50%) 15.
Pengayaan minyak zaitun dengan fenol primer dalam daun zaitun memakai ultrasound sudah dipelajari oleh para peneliti 34, 35. Achat dkk. 34 menggunakan ultrasound buat memperkaya minyak zaitun menggunakan oleuropein baik di laboratorium maupun skala pabrik percontohan. Metode ekstraksi berbantuan ultrasound sangat memudahkan pengayaan VOO dalam senyawa fenolik dibandingkan menggunakan proses konvensional. Mereka menemukan bahwa tirosol serta hidroksitirosol, senyawa fenolik utama yang terdapat dalam minyak zaitun, tidak terdegradasi secara signifikan oleh sonikasi 34.
Clodoveo dkk. 10 menyelidiki software ultrasound di buah zaitun yang direndam pada penangas air sebelum dihancurkan dan juga di pasta zaitun sehabis dihancurkan. Tujuan penelitian mereka merupakan buat menguji kemungkinan penurunan ketika malaksasi. Pengurangan waktu malaksasi serta peningkatan yang akan terjadi minyak serta senyawa nutrisi minornya dicapai menggunakan teknologi ultrasound. Hasilnya lebih baik pada minyak yg diperoleh dengan sonikasi zaitun pada penangas air daripada yang diperoleh menggunakan sonikasi pasta zaitun 10.
Bejaoui dkk. 25 menerapkan HPU ke pasta zaitun melalui pipa sebelum sentrifugasi dengan kondisi terus menerus. Mereka mengamati bahwa waktu minyak diekstraksi tanpa ultrasound, akibat ekstraksi merupakan 46,83% ± 0,83, sedangkan perlakuan ultrasound di pasta zaitun membuat peningkatan yang signifikan pada hasil ekstraksi menjadi 52,75% ± 1,39.
Aydar dkk. 1 memakai rendaman ultrasound dalam ekstraksi minyak zaitun buat menemukan kondisi ekstraksi minyak zaitun berbantuan ultrasound yang optimal sesuai hasil minyak maksimum serta keasaman bebas minimum. Keasaman minyak untuk seluruh percobaan berada pada bawah batas sah (<8 g asam oleat/Kilo Gram minyak) yg ditetapkan buat kategori EVOO 36. akibat yg paling krusial di akibat ekstraksi serta keasaman (p <0,05) adalah karena suhu malaxation. Mereka juga mengamati bahwa waktu ultrasound tidak berpengaruh signifikan (p > 0,05) di keasaman serta hasil 36.
pengaruh ketika malaxation dikombinasikan dengan penggunaan ultrasound di akibat minyak, ciri oksidatif dan kualitas EVOO yang diekstraksi dari kultivar zaitun Turki yg tidak selaras dipelajari sang Aydar 24. Ditemukan bahwa kombinasi ketika sonikasi dan malaksasi yang tidak sinkron tidak menyebabkan disparitas (p > 0,05) pada indeks yield dan extractability minyak, sedangkan di minyak Uslu serta Gemlik berbeda konkret. dalam penelitian tadi, minyak yg diperoleh dengan 8 mnt perangkat lunak ultrasound dan 22 mnt malaxation memiliki yang akan terjadi minyak tertinggi dan kandungan klorofil serta karotenoid.

