Sebagian besar baja di Eropa diproduksi melalui dua rute dasar: rute Blast Furnace-Basic Oxygen Furnace (BF-BOF) serta rute Electric Arc Furnace (EAF). Blast furnace membentuk besi asal bijih besi. di langkah ke 2, konverter oksigen dasar mengganti besi, menggunakan beberapa tambahan skrap, sebagai baja. Tungku Busur Listrik membentuk baja sebagian besar dari skrap yang dikumpulkan buat didaur ulang.
Rute Tungku Ledakan
Tungku ledakan akbar Eropa dapat membuat sekitar empat juta ton besi per tahun. Mereka mengandalkan proses kimia yang dianggap reduksi: Bijih besi merupakan oksida besi dan buat memisahkan besi berasal oksigen diharapkan karbon menjadi zat pereduksi. pada proses itu bergabung menggunakan oksigen dan menghasilkan karbon dioksida. Karbon diharapkan buat pengurangan serta inilah mengapa emisi CO2 tidak dapat dihindari dalam proses ini. pembuat baja Eropa telah meminimalkan jumlah karbon yang dipergunakan sejauh mungkin pada batas termodinamika proses. Batubara digunakan menjadi bahan pembawa karbon primer buat pembuatan baja. Ini pula berfungsi buat menghasilkan suhu tinggi yang dibutuhkan buat melebur bijih besi. Besi cair sekitar 1.500 derajat panas saat meninggalkan tungku.
sebab besi rapuh serta tidak simpel dibentuk, besi harus diubah sebagai baja pada langkah kedua. Ini terjadi pada tungku oksigen dasar, jua dianggap konverter. Konverter bisa menampung hingga 400 ton logam panas. pada konverter, oksigen ditiupkan ke besi cair buat membakar elemen yg tidak diinginkan. ketika langkah proses ini selesai, besi telah berubah sebagai baja.
Baja cair kemudian dicor menjadi lempengan padat atau batangan serta diproses menjadi produk panjang mirip batangan atau kawat atau strip baja datar dalam beberapa operasi penggulungan. Operasi tambahan lainnya buat menaikkan karakteristik dan fungsi baja termasuk tempering atau pelapisan.
Hanya di bawah 60% berasal total baja UE diproduksi melalui rute produksi BF-BOF. Rute Tungku Busur Listrik
Bahan standar utama buat EAF artinya skrap baja tetapi mereka juga dapat melebur besi yang dipadatkan atau besi spons. Kapasitas khas EAF adalah lebih kurang 1,5 juta ton per tahun. Komponen primer termasuk elektroda grafit. Panas yang diharapkan untuk melebur logam asal berasal busur listrik yang ada waktu elektroda bersentuhan menggunakan logam. Suhu busur bisa mencapai tiga.500 derajat, sedangkan suhu logam cair kurang lebih 1.800 derajat.
EAF dapat menghasilkan seluruh jenis baja, mulai berasal logam buat produk dasar mirip btg tulangan hingga baja khusus tahan karat serta paduan tinggi, pada mana fleksibilitas serta kapasitas yg lebih kecil merupakan keunggulannya. Langkah-langkah proses lebih lanjut mirip pengecoran serta penggulungan sebanding dengan rute perapian sembur.

