Roda Pelton bekerja menggunakan mempunyai serangkaian ember pada jarak jauh berasal poros berputar. Semakin jauh bucket asal poros, semakin akbar torsi yg diberikan pada poros.
Turbin Francis mempunyai “runner” yang merupakan rangkaian sudu-sudu yang dipilin serta berisi foil udara. Cairan (umumnya air, namun tak jarang udara atau uap) dimasukkan “secara radial” serta terdapat secara aksial (tegak lurus). seperti roda Pelton, semakin besar diameter bilah, semakin poly torsi yg diterapkan di poros. tetapi turbin Francis memiliki 2 gaya lagi yg bekerja pada poros. Pisau didesain sebagai foil udara, mirip menggunakan sayap pesawat. Itu berarti bahwa ketika cairan bergerak pada atas foil, itu membentuk tekanan rendah pada satu sisi dan tekanan tinggi pada sisi lain. Ini menciptakan gaya angkat yang menambah torsi pada gandar. Baling-baling pula dipelintir pada ujungnya yg menciptakan gaya impuls yang menambah torsi di gandar. Terakhir, turbin Francis memperkenalkan gagasan volute yang ialah wadah di sekitar runner dan mempertinggi efisiensi sistem.
Turbin Tesla jua mempunyai “pelari” namun bilah pada turbin Tesla tidak dipelintir, melainkan piringan bulat datar menggunakan lubang berbentuk segitiga / trapesium pada dekat pusat serta dipasang ke poros. Selain piringan datar mereka memiliki “pengatur jeda” datar antara piringan yg berbentuk bintang menggunakan lengan bintang pada antara lubang trapesium piringan.
Turbin Tesla, seperti turbin Francis, memiliki cairan yg masuk secara radial dan ada secara aksial serta berisi selungkup volute. Spacer, saat dibubuhi bersama-sama, akan bertindak mirip roda Pelton yang menerapkan torsi langsung pada gandar ketika cairan tentang lengan spacer. Kebanyakan peneliti terbaru yg mengkaji Turbin Tesla mengabaikan spacer, tetapi ini adalah bagian yg sangat krusial berasal mesin. Turbin Tesla memperkenalkan cara baru buat menyerap gaya fluida melalui ukiran pada bagian atas piringan datar.
waktu fluida berkecepatan tinggi masuk pada garis singgung susunan piringan, dia ingin berkiprah menuju ke pintu keluar bertekanan rendah di dekat poros. ketika tentang spacer, poros dan cakram mulai berputar. saat kecepatan poros semakin tinggi, itu mengakibatkan cairan terlempar keluar asal poros. Gerakan keluar ini menyebabkan fluida berputar ke dalam menuju poros yang pada akhirnya meningkatkan lamanya saat fluida bersentuhan menggunakan permukaan datar piringan. Semakin usang kontak dengan piringan, semakin poly goresan yg diterapkan di poros yg menyerap lebih banyak energi.
Disk turbin Tesla menyerap sebagian energi melalui tabrakan serta sebagian tenaga asal langsung tentang spacer. semakin tinggi kecepatan rotasi semakin efisien turbin Tesla beroperasi.
keuntungan berasal turbin Tesla artinya bisa menunda cairan berkecepatan tinggi menggunakan partikulat padat serta/atau tetesan air di dalamnya. Ini sebab partikulat diperlambat berasal gesekan di disk sebelum menabrak spacer. contohnya turbin uap berbilah di pembangkit listrik tidak bisa menunda uap “basah”, tetesan air yg berkecimpung menggunakan kecepatan supersonik itu bertindak seperti peluru saat tentang bilah turbin dan akan mengakibatkan lubang serta erosi di ujung bilah. namun dalam turbin Tesla, partikel tidak bergerak sangat cepat cukup terhadap kecepatan cakram (ini dikenal menjadi “selip”) sebagai akibatnya partikel tak banyak menghambat cakram.
Baik Pelton Wheel maupun Francis Turbine tidak bisa menangani partikulat berkecepatan tinggi.
aku sudah membentuk 4 turbin Tesla, masing-masing lebih baik berasal yg terakhir, tetapi saya belum pernah membuatnya pada beberapa tahun. saya benar-benar percaya itu artinya perangkat yang sangat bertenaga tetapi tidak relatif banyak orang yg mempelajarinya sehingga mereka hampir tidak maju melampaui apa yg awalnya dibuat oleh Nikola Tesla. Secara langsung aku pikir mungkin terdapat sesuatu yg menarik menggunakan menggabungkan runner turbin Francis dengan disk turbin Tesla. akan tetapi… saya belum mencoba.
saya pikir kita mungkin mulai melihat Turbin Tesla muncul pulang pada bidang sistem CO2 superkritis karena alasan yang disebutkan pada atas wacana cakram turbin berbilah menjadi terkikis dengan partikel pada sungai.

