Konverter. kawasan letak Katalis Instalasi utama di pabrik produksi asam sulfat merupakan konverter, dengan: daerah tidur katalis yg sesuai. di unggun katalis, sulfur dioksida bereaksi menggunakan oksigen membentuk sulfur trioksida. biasanya, konverter dirancang sebagai bejana silinder vertikal, dengan tempat tidur katalis dipasang di atas satu sama lain pada kompartemen terpisah. Hal ini umumnya daerah tidur adiabatik bekas; yaitu, unggun tidak di pada didinginkan, jadi panas reaksinya ialah diserap oleh aliran gas. Meskipun, reaktor isoterm akan lebih efisien, berasal segi konversi SO2 belum layak. pada reaktor unggun permanen, gas mengalir berasal atas ke bawah katalis daerah tidur. Alasan utamanya adalah karena kendala peredaran oleh gas yang menahan padatan, yang apalagi mampu menghancurkan tubuh katalis. Massa katalis didukung oleh jeruji tempat tidur logam, yang terdiri dari lapisan dasar bungkus keramik. Ini mencegah hubungan langsung antara katalis dan grate, buat menghindari korosi. Itu unggun katalis itu sendiri ditutupi dengan lapisan lain asal pengepakan. Ini memastikan seragam distribusi gas dan suhu di atas bagian atas katalis (Gambar 1.lima), di waktu yg sama yang mencegah katalis meninggalkan rongga pada daerah tidur. Lebih akbar diameter konverter, semakin sulit distribusi gas dilakukan. di pabrik asam sulfat, 3 jenis konverter umumnya dipergunakan: berlapis bata, baja, dan baja tahan karat. Konverter berlapis bata terdiri dari jaket baja silinder (baja C), yang: bagian dalam sepenuhnya dilapisi menggunakan batu bata tahan asam. Pemisah kompartemen merupakan struktur kubah mandiri yg terbuat berasal batu bata berbentuk, yg membutuhkan batu bata kolom buat mendukung grates unggun katalis. Konverter jenis ini mewakili desain ortodok yg menjamin masa gunakan yg usang beserta menggunakan inersia termal yang tinggi. Hal ini memudahkan pengoperasian dengan beban gas yg berfluktuasi dan start-up sesudah periode idle. namun, mereka sporadis dipergunakan sebab alasan berikut: kubah diameter dibatasi hingga 12 m, yang sekaligus membatasi diameter konverter; tingginya porto konstruksi bata; sesak gas tidak 100%, yang menunjuk ke konversi SO2 yang lebih rendah; berat alat-alat yg ditinggikan serta yg sinkron dasar; dan reparasi yg sulit dan mahal. Konverter baja (C-baja) artinya jawaban buat masalah konverter berlapis bata. Pelat baja datar digunakan sebagai pemisah kompartemen, bukan struktur kubah, yg rapat gas berkat jaket baja, biasanya dilas ke pipa pusat pendukung. Tergantung pada suhu kerja, pemisahan bed1/bed2 dan bed2/bed3 diisolasi. Jenis konverter ini poly dipergunakan pada negara-negara di mana baja tahan zat oksidasi ialah barang impor yang mahal [31]. namun, baja konverter lebih ekonomis dibandingkan menggunakan konverter baja tahan karat dan cocok buat pengolahan gas menggunakan beban SO2 yg lebih rendah [4]. Konverter baja tahan zat oksidasi saat ini merupakan konverter baku di pabrik asam sulfat. Ini mirip menggunakan konverter baja, karena jua terdiri dari cangkang, pemisah baki, serta baki, menjadi serta penggunaan tabung pendukung sentra. perbedaan primer merupakan bahwa konverter ini didesain seluruhnya asal baja tahan karat atau tahan panas yang memungkinkan suhu kerja hingga 700 C dan kelembaman terhadap komponen katalis

