Sistem pelumasan mesin menyediakan pasokan minyak pelumas ke aneka macam bagian yang berkiprah di mesin. Fungsi utamanya adalah buat memungkinkan pembentukan lapisan oli pada antara bagian-bagian yang beranjak, yang mengurangi goresan serta keausan. Minyak pelumas pula dipergunakan menjadi pembersih serta pada beberapa mesin menjadi pendingin.
Filter oli pelumas bisa ditemukan baik pada sisi hisap dan sisi divestasi pompa oli pelumas tergantung di pemasangan dan jenis mesin atau mesin. Perawatannya sangat krusial buat masa gunakan poros engkol serta bantalannya, yg sepenuhnya bergantung di pasokan oli yg bersih dan disaring dengan benar tanpa gangguan.
Filter oli pelumas ialah penghalang terakhir yg mencegah partikel (kotoran padat) mencapai bantalan mesin. Jika ukuran partikulat lebih akbar berasal ketebalan film hidrodinamik, yaitu (0,002 hingga 0,007 mm) maka kerusakan mekanis akan terjadi di permukaan keausan cangkang bantalan dan permukaan jurnal serta poros engkol asal poros engkol. adalah fakta bahwa kegagalan mempertahankan aliran oli pelumas bersih yg memadai akan mengakibatkan kegagalan bantalan dan kemungkinan kerusakan parah di poros engkol.
Sangat penting bahwa lilin penyaring berdiameter kecil serta panjang seperti yg dipergunakan pada penyaring jenis Boll & Kirch dibersihkan secara ketat sesuai menggunakan instruksi pembuatnya. dalam keadaan apa pun cairan pembersih kotor tidak boleh dibiarkan mengalir ke sisi bersih yang terbuka dari lilin filter sebab hampir tidak mungkin buat mengeluarkan kotoran lagi baik dengan meniup atau menyiram. Kotoran/kotoran seperti itu, bagaimanapun, hampir absolut akan langsung masuk ke mesin sehabis elemen filter berfungsi pulang.
oleh sebab itu, ketika membersihkan menggunakan tangan, lilin filter harus berdiri tegak di tangki pembersih (tidak tergeletak di bawah) dan level cairan pada tangki pembersih wajib relatif rendah buat memastikan tidak ada cairan yg mengalir ke sisi lilin yg bersih. pembersihan sebenarnya dilakukan menggunakan meniup lilin filter menggunakan pistol pembersih udara terkompresi dari bagian dalam filter. Tangki pembersih hanya boleh dipergunakan buat membersihkan lilin filter serta tidak untuk pekerjaan pencucian lainnya.
di banyak kapal, pekerjaan pembersihan yg sebenarnya umumnya diserahkan kepada orang-orang yang tidak selalu menyadari pentingnya pembersihan yang tepat, servis dan perakitan filter oli pelumas yg sophisticated. sang sebab itu, sangat penting bagi Chief Engineer untuk memastikan serta mengatur kontrol kualitas total pada pekerjaan servis ini. Bila tidak ada kontrol kualitas yg ketat dilakukan, filter sebenarnya dapat menyebabkan kerusakan pada mesin yg seharusnya dilindungi.
buat filter pelumas jenis ini dan lainnya, mekanisme pembersihan di atas kapal harus dipantau serta diverifikasi secara hati-hati serta setiap pencucian pada bawah standar segera diperbaiki. Perakitan yang sempurna serta investigasi bahwa sisi higienis dan kotor dari elemen filter tertutup kedap satu sama lain (cincin-o, gasket, dll. pada keadaan baik) sangat krusial. Studi yang cermat terhadap instruksi serta manual Produsen filter sangat krusial bagi siapa pun yg dipercayakan dengan pembersihan, servis, dan kontrol kualitas pada atas kapal.
setelah dibersihkan, kebersihan serta kondisinya harus diperiksa dengan hati-hati dan setiap elemen diganti Jika jaring filter rusak. Kartrid filter sekali pakai yg terbuat berasal selulosa atau bahan serupa tidak boleh dibersihkan dan dipergunakan kembali. Filter ini harus dibuang saat kartrid kotor serta baru dipasang. Penggunaan katup by-pass filter oli pelumas hanya buat operasi darurat serta tak boleh dibuka selama kondisi start atau running rutin.
Perhatian khusus wajib diberikan selama memasang balik kartrid penyaringan, buat memastikan bahwa paking, pegas kompresi, dll. berada pada posisinya serta pada kondisi baik, buat menghindari oli yg melewati jaring penyaringan. pertanda penurunan tekanan dan alarm harus permanen beroperasi serta wajib diuji sesuai menggunakan rekomendasi pembuat.

