Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Jurusan Teknik Mesin Terbaik di Sumut
Call Support 0812-6678-9027
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI Medan Estate
  • Home
  • Profil
    • Akreditasi
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI KEILMUAN
  • Akademik
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL TEKNIK MESIN
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL KRS
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL UJIAN
        • Jadwal UTS
        • Jadwal UAS
      • JADWAL SEMINAR / SIDANG
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • BEASISWA YPHAS (Rangking SMA I, II DAN III)
      • Beasiswa YPHAS (Bersaudara Kandung)
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-LEARNING
      • APIK
      • OPAC
      • WEBMAIL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DOSEN PRODI
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • E-LEARNING
    • OPAC
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • LAPORAN STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIVITAS ALUMNI
  • ARSIP
    • DOKUMEN
    • SK Mahasiswa
    • PENGUMUMAN
    • PRESTASI ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • INFO LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Mengurangi Polusi Udara Dengan Metode Moder

Posted on 04/10/2022 9:11 AM04/10/2022 9:15 AM by
0

Bioenergi menggunakan Carbon Capture and Storage (BECCS)
Bio-tenaga menggunakan Carbon Capture and Storage (BECCS) ialah cara lain buat memakai fotosintesis buat memerangi perubahan iklim. tetapi, ini jauh lebih rumit daripada menanam pohon atau mengelola tanah — dan itu tidak selalu berhasil buat iklim.
BECCS artinya proses pemanfaatan biomassa buat tenaga pada sektor industri, listrik atau transportasi; menangkap emisinya sebelum dilepaskan kembali ke atmosfer; serta lalu menyimpan karbon yang ditangkap baik di bawah tanah atau dalam produk berumur panjang mirip beton. Bila BECCS menyebabkan lebih poly biomassa tumbuh daripada yang seharusnya, atau menyimpan lebih banyak karbon daripada melepaskannya kembali ke atmosfer, itu dapat memberikan penghilangan karbon higienis.
tetapi tidak selalu praktis buat memilih apakah kondisi tersebut terpenuhi. Terlebih lagi, Jika BECCS bergantung pada tanaman bioenergi, itu bisa menggantikan produksi pangan atau ekosistem alami, menghapus manfaat iklim dan memperburuk kerawanan pangan dan hilangnya ekosistem.
Beberapa bentuk BECCS akan mengganti limbah seperti sisa pertanian atau sampah sebagai bahan bakar. Bahan baku ini mungkin menjadi kunci masa depan BECCS, karena tidak memerlukan penggunaan huma spesifik. Meski begitu, penghitungannya wajib benar—dan terdapat banyak cara buat melakukan kesalahan itu— agar BECCS bisa memberikan manfaat iklim yg diharapkan.
Tangkapan Udara eksklusif
Penangkapan udara langsung ialah proses membersihkan karbon dioksida secara kimiawi langsung asal udara kurang lebih, dan lalu menyimpannya di bawah tanah atau dalam produk yg berumur panjang. Teknologi baru ini seperti menggunakan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon yg dipergunakan untuk menangkap emisi dari sumber mirip pembangkit listrik serta fasilitas industri. Perbedaannya ialah bahwa penangkapan udara langsung menghilangkan kelebihan karbon langsung berasal atmosfer, bukan menangkapnya pada Asalnya.
relatif mudah buat mengukur serta memperhitungkan manfaat iklim asal penangkapan udara langsung, serta skala potensi penyebarannya sangat akbar. namun teknologinya permanen mahal dan boros energi. seringkali sulit buat memilih porto untuk teknologi penangkapan udara pribadi yang baru, namun sebuah studi tahun 2018 memperkirakan bahwa biayanya lebih kurang $94-$232 per metrik ton. perkiraan sebelumnya lebih tinggi.
Penangkapan udara pribadi jua membutuhkan masukan panas dan daya yang akbar: menghilangkan 1 gigaton karbon dioksida asal udara dapat membutuhkan hampir 10 persen dari total konsumsi energi waktu ini. Teknologi penangkapan udara eksklusif pula perlu didukung sang sumber energi rendah atau nol karbon buat membentuk penghilangan karbon higienis.
Berinvestasi dalam pengembangan teknologi dan pengalaman penyebaran, beserta menggunakan kemajuan berkelanjutan pada penyebaran energi higienis yg murah, bisa memajukan prospek penangkapan udara pribadi pada skala akbar.
Beberapa perusahaan sudah menyebarkan sistem penangkapan udara langsung, meskipun hampir tak terdapat penelitian publik serta pengeluaran pengembangan teknologi selama bertahun-tahun. tetapi, pada akhir 2019, Kongres mengalokasikan $60 juta buat teknologi penghilangan karbon, termasuk setidaknya $35 juta buat penangkapan udara eksklusif, sebuah langkah krusial menuju taraf investasi yang diperlukan buat meningkatkan upaya pembangunan.
intinya adalah bahwa penangkapan udara pribadi masih adalah teknologi baru dan , meskipun membagikan potensi yg sangat akbar buat ditingkatkan, sistem ini adalah yg pertama berasal jenisnya dan membutuhkan dukungan publik buat maju.
Mineralisasi Karbon
Beberapa mineral secara alami bereaksi dengan CO2, membarui karbon dari gas menjadi padat. Proses ini umumnya disebut menjadi mineralisasi karbon atau pelapukan yang ditingkatkan, dan secara alami terjadi sangat lambat, selama ratusan atau ribuan tahun.
namun para ilmuwan sedang mencari cara untuk mempercepat proses mineralisasi karbon, terutama menggunakan menaikkan paparan mineral-mineral ini ke CO2 di udara atau laut. Itu bisa berarti memompa mata air alkali dari bawah tanah ke permukaan di mana mineral bisa bereaksi menggunakan udara; memindahkan udara melalui deposit besar tailing tambang — batuan yg tersisa asal operasi penambangan — yang mengandung komposisi mineral yang sempurna; menghancurkan atau membuatkan enzim yg mengunyah deposit mineral buat menaikkan luas permukaannya; dan menemukan cara buat mengatasi produk sampingan industri eksklusif, seperti abu terbang, debu kiln atau terak besi dan baja.
Mineralisasi karbon jua dapat dipergunakan menjadi cara buat menyimpan CO2 menggunakan menyuntikkan ke pada jenis batuan yang sesuai pada mana ia bereaksi buat menghasilkan karbonat padat. Selain itu, beberapa aplikasi bisa menggantikan metode produksi konvensional buat produk seperti beton, yang digunakan pada skala multi-miliar ton secara dunia.
Para ilmuwan sudah menunjukkan bahwa mineralisasi karbon artinya mungkin serta segelintir perusahaan rintisan telah berbagi bahan bangunan berbasis mineralisasi, tetapi terdapat lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan buat memetakan aplikasi yang hemat biaya serta bijaksana buat penerapan skala.

View this post on Instagram

Shared post on Time

BERITA
UMA Peringkat #1 PTS Sumatera Utara dalam QS Asia University Rankings 2026
Universitas Medan Area (UMA) kembali...
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Idul Adha 1447 H
Perayaan Hari Raya Iduladha 1447...
UMA Gelar Kegiatan Menjemput Barokah untuk Sambut Mahasiswa Baru T.A. 2026-2027
Universitas Medan Area (UMA) melalui...
Rektor UMA Terima Audiensi BKSTI Bahas Kongres BKSTI XI dan ICoIE 2026
Rektor Universitas Medan Area, Prof....
UMA Raih Penghargaan Anugerah LLDikti Wilayah I Sumatera Utara
Universitas Medan Area (UMA) kembali...

LOKASI FAKULTAS TEKNIK UMA

KAITAN UMA






Kampus I :
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 
(061) 7360168 (Kampus I)
Call Center : 0811-6103-888
[email protected]

Kampus II :

Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
061 42402994 (Kampus II)
Call Center : 0811-6103-888
[email protected]

Silahkan kunjungi juga website Prodi :

  • Teknik Elektro : Elektro.Uma.Ac.Id
  • Teknik Sipil : Sipil.Uma.Ac.Id
  • Teknik Arsitektur : Arsitektur.Uma.Ac.Id
  • Teknik Industri : Industri.Uma.Ac.Id
  • Teknik Informatika : Informatika.Uma.Ac.Id
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area