Boiler penguapan ganda memakai dua sistem yg berbeda, independen satu sama lain buat membuat uap. dua terpisah sirkuit – primer serta sekunder tertutup dalam satu bertekanan casing sebagai akibatnya tidak terdapat kemungkinan kontaminasi air umpan dalam dua sirkuit independen ini. Rangkaian primer artinya a boiler tabung air konvensional yang menyediakan uap ke pemanas gulungan generator uap-ke-uap, yang ialah sekunder sistem. Tes akumulasi tekanan dilakukan buat menguji kapasitas katup pengaman dan sistem perpipaan pelonggaran terpasang. Tekanan boiler tidak boleh naik lebih berasal 10% di atas tekanan kerja maksimum yg diijinkan ketika katup penghenti uap ditutup di bawah kondisi pembakaran penuh selama 15 mnt untuk fire tube boiler dan 7 mnt buat water tube boiler. Selama ini uji, tidak ada lagi air umpan yg harus disuplai dari yang diperlukan menjaga tingkat air kerja yang safety di drum boiler. karbonat, bikarbonat dan hidroksida hadir dalam hal “ppm menjadi kalsium karbonat”. Pengukurannya didasarkan pada asam sulfat titrasi memakai indikator Metil jingga yg berubah berasal kuning pada a pH 4,5 menjadi oranye pada pH 4,4 di titik akhir. Nilainya sebagai dipertahankan di bawah titik akhir buat mencegah buih dan terbawa. P-Alkalinitas mengukur jumlah karbonat serta hidroksil alkalinitas hadir pada istilah “ppm menjadi kalsium karbonat”. Palkalinitas diukur hingga pH 8,3. Sampel dikumpulkan asal titik sampel yg dilengkapi dengan pendingin serta terletak pada ruang mesin yang berdekatan dengan sistem uap lainnya. Tiriskan 1- dua liter air panas berasal titik sampel sebelum sahih-benar diambil model. Dinginkan sampel dan bawa ke ruangan normal suhu sebelum pengujian. Ketel bahari dilengkapi menggunakan dua sensor independen untuk guntingan pembakar taraf rendah darurat. Ini berarti bahwa saat ada Jika tidak terdapat air di pada gelas pengukur, maka pembakar akan meninggal secara otomatis. tetapi, Bila pembakar masih menyala, langkah pertama ialah menghentikannya menembak memakai emergency shut down. lalu, cari tahu penyebab no air di gelas pengukur serta pula periksa duduk perkara apa pun di pasokan air umpan. Sebelum menaikkan level, periksa dinding tungku ketel kepanasan. Bila Anda meningkatkan level air pada suhu yang terlalu panas dinding baja tungku bercahaya, itu akan menyebabkan tekanan termal dan mungkin Mengganggu dinding. Ketel terdiri berasal dua katup pengaman yg diatur di pengangkatan yang tidak selaras batas tekanan. Katup, yg akan disetel pada tekanan rendah ialah terkunci pada posisinya oleh “indera tersedak”. Katup yang tidak diatur merupakan tersumbat waktu tekanan boiler mencapai 80%. Angkat uapnya tekanan dan sekaligus kencangkan alat tersedak. Perawatan harus diambil buat tak terlalu mengencangkan alat tersedak sebab dapat mengakibatkan pembengkokan spindel katup atau problem lainnya. Bila kebocoran uap terjadi sebab pengencangan yang tidak memadai, turunkan tekanan hingga kebocoran berhenti dan kemudian kencangkan kembali sumbatnya. Lakukan hand-easing gear sekitar 90% berasal tekanan yg disetel katup. Jika katup terangkat sebelum atau selesainya tekanan yg disetel, turunkan tekanan uap boiler hingga 90% asal pengaturan katup pengaman dan lalu sesuaikan sekrup pengaturannya. Bila pengaturan katup pengaman tekanan harus ditingkatkan, kencangkan sekrup pengaturan dan dan kebalikannya. Pastikan buat mengencangkan sekrup pengunci setiap kali mekanisme pengaturan tekanan paling aman valve dilakukan. Pembakar yg digunakan pada boiler bahari biasanya dari jenis pelat pusaran yang membutuhkan FD fan sedangkan Incinerator menggunakan rotary cup burner yg membutuhkan kipas ID (Induced draft). Insinerator tungku disimpan di tekanan negatif menggunakan kipas ID maka terdapat lebih sedikit kemungkinan api balik atau barah keluar asal tungku. primer tujuan incinerator artinya buat membakar bahan bakar (sludge) menjaga tungku suhu rendah serta tidak mentransfer panas ke media lain (buat misalnya air pada boiler). Ini bisa dicapai menggunakan memakai draft yang diinduksi kipas. untuk menguji pemancar level Tekanan Diferensial (DP), the boiler harus dioperasikan di tekanan kerja normal selama tes buat mendapatkan pembacaan yang benar. Sebelum menguji pemancar, pembakar ketel harus beroperasi serta di ketinggian air normal. Ikuti mekanisme pada bawah ini buat pengujian: • Secara perlahan tingkatkan ketinggian air pada boiler dengan memaksa pengoperasian pompa air umpan sampai permukaan air mencapai bagian atas air yang tinggi. Sistem kontrol kini akan menyampaikan peringatan/alarm • Selanjutnya tingkatkan ketinggian air sampai ketinggian air terlalu tinggi tercapai. Pembakar harus berhenti menggunakan pertanda alarm pada sistem pengaturan • Pastikan ketel tidak bisa diisi air umpan menggunakan cara ditutup katup air umpan atau menghentikan pompa umpan • Turunkan level air di pada drum boiler menggunakan cara tiup katup sampai permukaan air turun ke tingkat rendah. Sistem kontrol wajib memberikan alarm audio visual • buat level air yg sangat rendah, dianjurkan buat tidak melakukan tes sebenarnya namun buat membarui pengaturan tingkat alarm. Sekali ini pengaturan tercapai, pembakar wajib berhenti menembak dengan audio alarm biasa • selesainya seluruh pengujian, buka seluruh katup air umpan dan buat umpan pengoperasian pompa normal Perhatikan bahwa alarm, peringatan, dan fungsi penghentian dapat ditunda melalui timer pada sistem kontrol. Turndown boiler adalah rasio kapasitas burner pada api penuh sampai terendah titik tembak sebelum dimatikan. Boiler lama mungkin hanya mempunyai dua kali pembakaran posisi yaitu rendah dan tinggi. Boiler baru menyala dalam jangkauan yang lebih luas kapasitas. Tergantung pada kontrolnya, mungkin terdapat pengaturan tetap poin atau pengaturan sepenuhnya variabel. Rasio turndown krusial untuk boiler yang harus beroperasi selama a berbagai kapasitas serta tuntutan. Boiler yg memiliki lebih luas sang sebab itu, rasio turn-down umumnya lebih efisien ketika rapat beban variabel.

