Pada saluran irigasi Ancol Bligo yg terletak di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Tahapan penelitian ini meliputi tiga tahapan yaitu penelitian lapangan buat menentukan kapasitas ideal pembangkit listrik tenaga mentari serta mikrohidro bibit unggul , analisis beban listrik pada daerah lebih kurang desa Bligo, dan perancangan pembangkit listrik bibit unggul yang optimal. Posisi geografis lokasi penelitian ini merupakan 7.684567° Lintang Selatan dan 110.273186° Bujur Timur, mekanisme yg diterapkan pada penelitian ini ditunjukkan di Gambar 6. Tahapan aplikasi penelitian ini mencakup studi literatur, penentuan parameter pembangkit listrik tenaga hybrid, pengumpulan data lapangan, data survei beban listrik, pengukuran dan perhitungan data potensi mentari dan hidro, perancangan sistem hybrid, analisis desain pembangkit listrik hybrid optimal, dan pembuatan kesimpulan penelitian. Data potensi hidro dalam penelitian ini diperoleh dari survei langsung di lokasi penelitian. Lokasi penelitian ini adalah saluran irigasi Ancol Bligo pada desa Bligo, kecamatan Ngluwar, kabupaten Magelang, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. di saluran irigasi ini dilakukan pengukuran debit dan head buat memilih kapasitas pembangkit mikrohidro yg bisa dirancang. Selanjutnya, energi surya potensial diperoleh berasal data radiasi di lokasi penelitian. Data radiasi mentari ini dari asal NASA yang artinya meteorologi permukaan serta energi mentari buat wilayah Magelang, Jawa Tengah. Parameter penting lainnya dalam penelitian ini adalah data beban listrik. Data beban ini memilih jumlah energi listrik yg bisa dijual ke sistem on-grid. Data beban listrik diperoleh melalui survei beban pada lokasi penelitian di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kajian diawali menggunakan berita umum lokasi penelitian di saluran irigasi Ancol Bligo yang terletak di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. buat mengetahui potensi asal daya energi air di saluran irigasi ini telah dilakukan pengukuran head dan debit air buat mendapatkan kapasitas pembangkitan mikrohidro yang ideal. Penelitian ini dilaksanakan di bulan Maret hingga April 2019. Saluran irigasi di Desa Bligo Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah Sejarah saluran irigasi Ancol Bligo dijelaskan sebagai berikut. Saluran irigasi ini ialah bagian berasal Saluran Mataram yg dibangun pada masa pemerintahan Jepang menguasai wilayah Indonesia yaitu di tahun 1942–1945. waktu itu pemerintah kolonial Jepang membentuk proyek irigasi yang dikenal dengan nama “Selokan Mataram” atau dalam bahasa Jepang dianggap “Kanal Yoshiro”. Pembangunan kanal ini ialah hasil kesepakatan antara pemerintah kolonial Jepang dengan Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat saat itu, yakni Sri Sultan Hamengkubuwono IX. hasil kesepakatan adalah sebagian akbar penduduk Yogyakarta diperbolehkan bekerja menghasilkan saluran irigasi Sewer Mataram. dengan demikian penduduk Yogyakarta bebas berasal kewajiban sebab pasukan Romusha Jepang dikirim ke luar Jawa. Pembangunan saluran irigasi tersebut ditujukan buat mengairi sawah-sawah di kurang lebih wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Saluran irigasi ini masih berfungsi menggunakan baik, serta kegunaannya sangat berarti bagi masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah.

