Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Jurusan Teknik Mesin Terbaik di Sumut
Call Support 0812-6678-9027
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI Medan Estate
  • Home
  • Profil
    • Akreditasi
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI KEILMUAN
  • Akademik
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL TEKNIK MESIN
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL KRS
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL UJIAN
        • Jadwal UTS
        • Jadwal UAS
      • JADWAL SEMINAR / SIDANG
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • BEASISWA YPHAS (Rangking SMA I, II DAN III)
      • Beasiswa YPHAS (Bersaudara Kandung)
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-LEARNING
      • APIK
      • OPAC
      • WEBMAIL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DOSEN PRODI
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • E-LEARNING
    • OPAC
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • LAPORAN STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIVITAS ALUMNI
  • ARSIP
    • DOKUMEN
    • SK Mahasiswa
    • PENGUMUMAN
    • PRESTASI ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • INFO LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Kominfo Dorong Kewaspadaan Antisipasi Ransomware Petya

Posted on 05/07/2017 8:08 AM23/06/2021 11:01 AM by
0

Foto Menteri Pety A3

Jakarta, Kominfo | Meski hingga saat ini belum dilaporkan adanya serangan terhadap sektor strategis, Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong semua pihak meningkatkan kewaspadaan akan  ancaman Ransomware Petya. Menurut Menteri Rudiantara, pihaknya terus melakukan sosialisasi selama libur lebaran.

‘Alhamdulilah di Indonesia ada lebaran. Kita masuk hari Senin. Rabu kemarin sudah dipelototi. Jadi kita masih ada waktu dari hari Jumat, Sabtu, Minggu untuk  terus-terusan sosialisasi ke masyarakat agar kita meminimalisir terpapar dari malware atau ransomware jenis Petya ini,’ katanya dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta, Jumat (30/06/2017) siang.

Antisipasi menurut Menteri Kominfo perlu dilakukan karena hampir setiap saat dunia siber Indonesia selalu mengalami serangan dalam berbagai bentuk. ‘Dari hari Rabu kemarin, kita mulai memperhatikan di dunia cyber attack/ serangan siber. Cyber attack itu kehidupan detik per detik. Indonesia itu masuk 10 besar negara yang selalu kena serangan,’ ujarnya.

Beda WannaCry dan Petya?

Menteri Rudiantara mengungkapkan asamya kesamaan WannaCry dan Petya yang bisa dikategorikan sebagai klasifikasi Ransomware. ‘Bulan lalu WannaCry. WannaCry dan Petya, dua-duanya klasifikasinya dianggap Ransomware. Ransom itu tebusan jadi kalau terkena, terkunci, terenkripsi tidak bisa dibuka, dia minta uang agar nanti dikasih vaksinnya agar bisa dibuka. Ditenggarai yang Petya sama-sama Ransomware karena meminta juga senilai 300 dolar,’ jelasnya.

Menurut Menteri Kominfo, Ransomware Petya ini sudah ada sejak tahun 2016. ‘Petya ini sudah ada pada tahun 2016, 2017 ini istilahnya outbreak. Outbreak itu yang dulu ada, bikin tidur, sekarang ada yang memainkan, memodifikasi, dan melemparkannya ke seluruh dunia,’ tegasnya.

Meskipun demikian, Menteri Rudiantara menyebut adanya perbedaan WannaCry dan Petya. ‘WannaCry dalam waktu 24 jam langsung terpapar 45000 instalasi atau komputer pada saat itu, kalau Petya dalam 24 jam hanya belasan ribu dan yang kebanyakan kena itu daerah ex Eropa Timur atau bekas Rusia, Ukraine, Eropa Tengah, dan Asia Selatan,’ katanya.

Selain itu, ada juga perbedaan dalam prosea infeksinya. ‘Perbedaannya lagi yang lain adalah kalau WannaCry itu mengenkripsikan flat. Kalau dianalogikan hotel, kamarnya yang tidak bisa dibuka, filenya yang tidak bisa dibuka sedangkan Petya ini hardisknya atau satu hotel tidak bisa dibuka. Kalau dilihat dampak implikasinya memang sangat besar karena dia mengenkripsi hardisk keseluruhan bukan file-file tertentu,’ kata Rudiantara. (PS)

Tags: alumni terbaik, dosen berprestasi, fakultas terbaik, kampua uma, kampus di medan, kampus internasional, kampus swasta terbaik, kampus terbaik, kampus uma sehat, kominfo, perguruaan tinggi di medan, perguruan tinggi di medan, perguruan tinggi internasional, perguruan tinggi ranking, perguruan tinggi terakreditasi, uma berkualitas, uma bestari, uma internasional, uma sehat, uma unggul, universitas di medan, universitas ranking, universitas standar internasional, universitas terakreditasi, universitas terbaik

View this post on Instagram

Shared post on Time

BERITA
UMA Peringkat #1 PTS Sumatera Utara dalam QS Asia University Rankings 2026
Universitas Medan Area (UMA) kembali...
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Idul Adha 1447 H
Perayaan Hari Raya Iduladha 1447...
UMA Gelar Kegiatan Menjemput Barokah untuk Sambut Mahasiswa Baru T.A. 2026-2027
Universitas Medan Area (UMA) melalui...
Rektor UMA Terima Audiensi BKSTI Bahas Kongres BKSTI XI dan ICoIE 2026
Rektor Universitas Medan Area, Prof....
UMA Raih Penghargaan Anugerah LLDikti Wilayah I Sumatera Utara
Universitas Medan Area (UMA) kembali...

LOKASI FAKULTAS TEKNIK UMA

KAITAN UMA






Kampus I :
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 
(061) 7360168 (Kampus I)
Call Center : 0811-6103-888
[email protected]

Kampus II :

Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
061 42402994 (Kampus II)
Call Center : 0811-6103-888
[email protected]

Silahkan kunjungi juga website Prodi :

  • Teknik Elektro : Elektro.Uma.Ac.Id
  • Teknik Sipil : Sipil.Uma.Ac.Id
  • Teknik Arsitektur : Arsitektur.Uma.Ac.Id
  • Teknik Industri : Industri.Uma.Ac.Id
  • Teknik Informatika : Informatika.Uma.Ac.Id
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area